Evolusi Membran RO Air Laut
Sejarah membran RO air laut dimulai pada tahun 1960-an. Ilmuwan Sidney Loeb dan Srinivasa Sourirajan menemukan membran RO pertama pada periode ini. Karya inovatif mereka membuka jalan bagi teknologi desalinasi, yang memungkinkan kita mengubah air laut menjadi air tawar. Khususnya, pada tahun 1961, Presiden AS John F. Kennedy menyetujui desalinasi air laut sebagai proyek nasional, mengakui pentingnya desalinasi bagi daerah-daerah yang kekurangan air.

Alexander Zarchin, seorang insinyur Israel, menciptakan proses desalinasi termal yang inovatif lebih dari 60 tahun yang lalu. Terinspirasi oleh seorang penjelajah Arktik yang memperoleh air minum dari es yang mencair, karya inovatif Zarchin membuka jalan bagi kemajuan teknologi desalinasi. Metodenya melibatkan pembekuan air laut dalam ruang hampa, membiarkan es mengalami desalinasi, lalu mengumpulkan air tawar yang dihasilkan sambil juga mengumpulkan garamnya. Sejak saat itu, desalinasi terus berkembang, memberikan solusi penting bagi pengembangan air berkelanjutan di seluruh dunia.
Osmosis terbalik adalah metode yang banyak digunakan untuk desalinasi air laut. Metode ini memaksa air melewati membran semipermeabel yang secara selektif memungkinkan molekul air melewatinya sekaligus menghalangi garam dan pengotor. Air murni dikumpulkan di satu sisi membran, meninggalkan air garam pekat. RO menghasilkan air murni terlepas dari konsentrasi garam bahan baku. Proses ini dapat boros energi dan membutuhkan infrastruktur yang signifikan. Selain itu, penanganan limbah air garam beracun merupakan tantangan tersendiri. Air laut dan air yang sangat asin. Penguapan dan pemompaan dapat menghabiskan hingga 80 megawatt-jam per megaliter air yang dihasilkan. Di Timur Tengah, pembangkit listrik seringkali menggunakan panas buangan dari pembangkit listrik di dekatnya dan minyak murah untuk desalinasi termal.

Osmosis Balik Air Laut (SWRO) adalah proses desalinasi yang menggunakan membran khusus untuk menghilangkan garam dan kotoran dari air laut. Membran ini telah digunakan secara komersial sejak awal tahun 1970-an. Tidak seperti metode desalinasi tradisional yang memerlukan panas atau perubahan fase, SWRO mengandalkan membran, sehingga lebih hemat energi.
Maju cepat ke masa kini, kita mendapati HID Membrane Co., Ltd. berada di garda terdepan dalam manufaktur membran RO. Didirikan pada tahun 2008, HID telah menjadi pemain terkemuka di industri ini, baik di Tiongkok maupun global.










