Bagaimana pengotoran membran osmosis terbalik terjadi? Bagaimana cara mengatasinya?

Bagaimana pengotoran membran osmosis terbalik terjadi? Bagaimana cara mengatasinya?

Pengotoran membran merupakan masalah signifikan yang berdampak negatif pada kinerjanya. Hal ini mengurangi penolakan dan laju aliran, sehingga mengakibatkan konsumsi energi yang lebih tinggi dan penurunan kualitas air keluaran.

Gambar 1

Bagaimana pengotoran membran osmosis terbalik terjadi?

1. Seringnya terjadi perubahan kualitas air baku: Akibat meningkatnya jumlah pengotor seperti bahan anorganik, bahan organik, mikroorganisme, partikel, dan koloid dalam air baku, pengotoran membran dapat terjadi lebih sering.

2. Selama menjalankan sistem RO, pembersihan yang tidak tepat waktu dan metode pembersihan yang salah juga merupakan faktor penting yang menyebabkan pengotoran membran.

3. Penambahan klorin dan disinfektan lain secara tidak tepat selama menjalankan sistem RO, ditambah dengan kurangnya perhatian yang diberikan oleh pengguna terhadap pencegahan mikroba, dapat dengan mudah menyebabkan kontaminasi mikroba.

4. Jika elemen membran RO tersumbat oleh benda asing atau permukaan membran aus (seperti partikel pasir), metode deteksi harus digunakan untuk mendeteksi elemen dalam sistem dan mengganti elemen membran.

Gambar 3

HBagaimana cara mengurangi pengotoran membran?

1.Meningkatkan pra-perawatan

Setiap instalasi RO selalu mengharapkan efektivitas yang maksimal, permeabilitas air maksimum, dan masa pakai yang panjang. Oleh karena itu, kualitas pasokan air sangat penting. Air baku yang masuk ke instalasi RO harus melalui pra-pengolahan yang baik. Pra-pengolahan reverse osmosis bertujuan untuk: (1) Mencegah pengotoran pada permukaan membran, yaitu mencegah pengotor tersuspensi, mikroorganisme, zat koloid, dll. menempel pada permukaan membran atau menyumbat aliran air elemen membran. (2) Mencegah pembentukan kerak pada permukaan membran. (3) Mencegah kerusakan mekanis dan kimiawi pada elemen membran untuk memastikan kinerja yang baik dan masa pakai yang memadai.

 

2Bersihkan elemen membran

Meskipun berbagai langkah pra-pengolahan telah dilakukan untuk air baku, sedimentasi dan kerak masih dapat terjadi pada permukaan membran setelah penggunaan jangka panjang, yang menyebabkan penyumbatan pori-pori membran dan penurunan produksi air murni. Oleh karena itu, elemen membran perlu dibersihkan secara berkala.

 

3Perhatikan pengoperasian saat shutdown RO sistem

Saat bersiap untuk mematikan instalasi RO, penambahan reagen kimia dapat menyebabkan reagen tertinggal di dalam membran dan housing, menyebabkan pengotoran membran dan memengaruhi masa pakai membran. Pemberian dosis harus dihentikan saat bersiap untuk mematikan instalasi RO.


Waktu posting: 07-Agu-2023

HUBUNGI KAMI UNTUK SAMPEL GRATIS

Untuk pertanyaan seputar produk atau daftar harga kami, silakan tinggalkan email Anda kepada kami dan kami akan segera menghubungi Anda dalam waktu 24 jam.
tanyakan sekarang