Mengolah air limbah menjadi aliran air untuk digunakan kembali atau dibuang – terutama yang terkontaminasi bahan kimia, minyak, lemak, atau bahan emulsi – bisa sangat sulit dari segi efisiensi kinerja dan biaya. Untungnya, membran filtrasi canggih terbaru mampu mengatasi tantangan ini. Berikut adalah bagaimana para profesional pengolahan air industri mendapatkan manfaat dari teknologi Anti-Fouling terbaru dalam manufaktur membran RO.
Sifat fisik membran anti-fouling yang telah dipatenkan ini merupakan salah satu perbedaan signifikannya. Membran dasar komposit ini memiliki porositas 75%, matriks polimer hidrofobik yang menolak air, dan pengisi anorganik hidrofilik yang menarik air melalui membran, menghasilkan gaya kapiler yang menghasilkan fluks lebih besar daripada membran hidrofobik biasa. Membran dasar ini kemudian diproses untuk menghasilkan membran superhidrofilik, yang semakin meningkatkan ketahanan terhadap pengotoran oleh minyak dan zat kental lainnya.
Membran ini dapat di-backflush tanpa khawatir delaminasi karena material kompositnya berupa lapisan tunggal, alih-alih lapisan tipis cor di atas penopang struktural berpori yang lebih besar. Backwashing menyediakan prosedur pembersihan alternatif, yang dapat meminimalkan pengotoran dan memperpanjang masa pakai membran. Membran anti-pengotoran dengan kombinasi karakteristik hidrofobik/hidrofilik memberikan kinerja fluks tinggi sekaligus memperpanjang masa pakai pembersihan backflush. Kombinasi karakteristik ini cocok untuk aplikasi filtrasi yang rumit akibat bahan kimia, oli, gemuk, dan berbagai material emulsi.
Keunggulan teknologi membran anti-fouling mencakup peningkatan kinerja yang nyata dan peningkatan efisiensi, sehingga ideal untuk berbagai aplikasi. Ini termasuk pemisahan minyak/lemak/air, serta aplikasi pra-perlakuan osmosis terbalik (RO). Pertimbangkan keunggulan berikut.
Laju Fluks Tinggi.
Dibandingkan dengan desain membran konvensional sebelumnya, membran anti-fouling yang inovatif ini menghasilkan pemisahan yang efektif dan laju fluks yang tinggi (Gambar 3) pada tekanan yang sebanding atau lebih rendah untuk penggunaan kembali air atau pelepasan air bersih. Membran ini juga dapat memulihkan lebih banyak minyak dan lemak bekas pakai dibandingkan metode penyaringan konvensional.
Mengurangi Fouling
Dalam aplikasi apa pun, kemampuan mengoperasikan membran pada tekanan transmembran yang lebih rendah membantu mengurangi pengotoran. Membran anti-pengotoran diciptakan untuk menangani air yang lebih sulit diolah, sementara membran konvensional lainnya akan cepat mengalami pengotoran, sehingga menjaga membran tetap bersih dan memperpanjang masa pakainya.
Kualitas Permeat yang Luar Biasa
Distribusi ukuran pori yang sempurna dari membran anti-fouling ini memungkinkan pembuangan partikel tersuspensi total, minyak bebas, dan material teremulsi secara sangat efektif hingga kadar kurang dari 10 ppm. Porositas yang konsisten menangkap lebih banyak polutan dan memberikan kualitas air yang unggul dalam permeat, terutama dalam aplikasi daur ulang air limbah komersial yang terhambat oleh sabun, surfaktan, dan kotoran lainnya.
Peningkatan Kinerja Ekonomi
Distribusi ukuran pori yang sempurna dari membran anti-fouling ini memungkinkan pembuangan partikel tersuspensi total, minyak bebas, dan material teremulsi secara sangat efektif hingga kadar kurang dari 10 ppm. Porositas yang konsisten menangkap lebih banyak polutan dan memberikan kualitas air yang unggul dalam permeat, terutama dalam aplikasi daur ulang air limbah komersial yang terhambat oleh sabun, surfaktan, dan kotoran lainnya.
Di HID kami memproduksi membran AF industri untuk model 4040 dan 8040. BW-4040-AF Dan BW-8040-AF
Waktu posting: 10-Agu-2022




